Wednesday, 30 May 2018

[JOURNEY] BOOTCAMP JAVA PT. XSIS MITRA UTAMA


Selamat pagi guys..!!


Setelah sekian lama vakum dari dunia blogger, pagi ini saya akan mencoba berbagi pengalaman dengan para pembaca, khususnya yang mempunyai minat di bidang IT. 

Cerita ini dimulai saat saya berkunjung ke kosan teman saya. Saat itu teman saya bertanya apa saya sudah mendapatkan pekerjaan atau belum. Saya pun menjawab kalau saya masih menganggur (sampai saat itu). Kemudian dia menyarankan untuk mengikuti program Bootcamp Java di PT. Xsis Mitra Utama. Lantas saya pun bertanya tentang program bootcamp dan benefit yang bisa saya dapatkan jika saya mengikuti program tersebut. Dia juga menyarankan untuk apply lamaran melalui temannya yang sedang mengikuti program bootcamp. Akhirnya, setelah bercerita panjang, akhirnya saya pun mengirimkan lamaran.

Singkat cerita, setelah seminggu menunggu, akhirnya panggilan tes dan interview dari Xsis pun datang. Saya pun mengikuti semua alur tes di waktu yang telah ditentukan. Awalnya saya pesimis bisa lolos, karena setelah seminggu panggilan selanjutnya tak kunjung datang. Namun, di saat saya mulai pesimis, tiba-tiba kesempatan itu datang dan saya pun langsung menyetujui semua persyaratan dalam kontrak yang ditawarkan. Seminggu kemudian, saya pun memulai bootcamp di Xsis Academy.

Bootcamp pun Dimulai!!

Materi pertama yang diberikan dalam bootcamp adalah logic. Materi ini tidak terlalu asing bagi saya, karena saya pernah mendapatkannya saat kuliah dulu. Bedanya, saat kuliah dulu, materi logic ini tidak terlalu diajarkan secara mendalam. Sedangkan di Xsis, materi ini diberikan full dalam 2 minggu pertama. Mengapa harus 2 minggu? Karena melalui materi logic ini peserta bootcamp akan diasah cara berpikirnya dalam menyelesaikan sebuah permasalahan. Materi ini juga diberikan dengan tujuan untuk mengukur kemampuan masing-masing peserta bootcamp dalam pemrograman sebelum masuk ke materi teknologi.

Setelah dua minggu berlalu, kami pun melaksanakan evaluasi tahap pertama untuk menentukan siapa yang berhak untuk mengikuti tahapan bootcamp selanjutnya. Di sini saya masih merasa pesimis, karena saya merasa perkembangan logic saya masih rendah. Hal ini semakin diperkuat saat saya memasuki ruang evaluasi. Saya pun sudah mulai berpikir untuk mencari lowongan kerja lain, bahkan sebelum hasil evaluasi diumumkan. Akan tetapi, Allah masih memberikan saya kesempatan untuk mengasah kemampuan programming saya di Xsis. Saya pun dinyatakan lulus dan berhak mengikuti tahapan bootcamp selanjutnya.

Tahapan selanjutnya adalah materi teknologi. Di sini peserta bootcamp mulai diperkenalkan pemrograman java secara real. Di dua hari pertama, kami diperkenalkan secara singkat mengenai HTML dan CSS. Setelah itu, kami mulai belajar java web programming, dan kami mulai dilatih untuk membuat aplikasi CRUD (Create. Read, Update, Delete) sederhana. Setelah itu, barulah kami diajarkan tentang Spring MVC dan Hibernate, mulai dari konfigurasi sampai cara implementasinya.

Goal dari bootcamp ini adalah setiap peserta diberikan tugas membuat miniproject dengan studi kasus yang diberikan oleh tim penguji. Miniproject ini dikerjakan selama kurang lebih dua minggu, dan nantinya akan dipresentasikan di depan tim penguji. Sampai tulisan ini diturunkan, penulis masih dalam tahap pengerjaan miniproject.

Sekian dulu pengalaman bootcamp yang dapat saya bagikan. Jika masih diberi kesempatan lulus di evaluasi tahap kedua (presentasi miniproject), saya akan lanjutkan cerita tentang bootcamp di Xsis lebih spesifik lagi.


Friday, 30 September 2016

TIPS DAN TRIK BERMAIN MULTIPLY BTC DI FREEBITCOIN

Pada kesempatan kali ini, saya akan sedikit share tips dan trik mendapatkan multiply bitcoin di Freebitcoin melalui menu MULTIPLY BTC.

MULTIPLY BTC merupakan sebuah menu di Freebitcoin yang memungkinkan miner bitcoin untuk mendapatkan bitcoin lebih selain dari menu FREE BTC yang disediakan oleh Freebitcoin sendiri. Sistemnya mirip seperti roll-dice, bedanya disini yang dirolling adalah angka. Singkatnya, kamu cukup menebak apakah angka yang keluar masuk dalam kategori HI, LO, atau ALTERNATE.

Pada MULTIPLY BTC sendiri kamu bisa bermain secara manual ataupun auto. Nah, di sini saya akan coba share sedikit tips dan trik untuk mendapatkan mendapatkan profit yang memuaskan dari permainan ini.



Berdasarkan gambar di atas, kita bisa melihat beberapa setting yang ada sebelum memulai AUTO-BET. Setting merupakan salah satu kunci profit atau tidaknya kita dalam permainan ini. sekarang saya akan menjelaskan hal-hal yang terpenting saat setting.
1.    BASE BET, merupakan modal awal kita dalam permainan ini. Untuk kamu yang masih pemula ataupun yang masih memiliki saldo yang sedikit, sebaiknya kamu men-set modal awal pada nilai terendah, yaitu 0,00000001 BTC. Kalau sudah memiliki saldo yang lumayan banyak, kamu bisa menaikkan modal awal sesuai dengan kebutuhan.
2.    NO. OF ROLLS, merupakan jumlah putaran yang akan kamu lalui dalam sekali bermain.
3.    BET ON, di sini kita harus memilih satu dari ketiga kategori (HI, LO, atau ALTERNATE). Saran saya silahkan pilih LO.
4.    ON LOSE, ini adalah kondisi jika kita kalah (nilai yang keluar tidak sesuai dengan kategori yang dipilih). Silahkan centang INCREASE BET BY dan isi kolomnya dengan nilai 100%. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan modal awal jika kalah.
5.    BET ODDS, adalah nilai kelipatan saat kita kalah. Misal, jika modal awal = 1 poin dan kita kalah, maka modal awal akan dikalikan 2. Jika selanjutnya kita menang, maka kita akan mendapatkan 2 poin. Namun, bila kalah, maka kita akan kembali kehilangan 2 poin, sehingga total kita kehilangan 3 poin (seterusnya begitu jika kondisinya masih kalah). Untuk main aman, silahkan isi kolomnya dengan nilai 2.
6.    Setting sudah selesai. Kamu bisa mulai bermain.

Selain setting, ada beberapa hal yang harus diperhatikan:
-         == Kemungkinan untuk kalah beruntun adalah 20x. Itu artinya, dengan modal awal 0,00000001 BTC, kamu kemungkinan besar akan kehilangan 0,00524288 BTC. Tapi jangan khawatir. Hal ini hampir jarang terjadi. Saya sendiri baru pernah merasakan kalah beruntun sebanyak 12x dan masih bisa profit.
-         ==  Usahakan agar tetap memantau permainan ini walaupun dijalankan secara otomatis. Hal ini untuk menghindari kerugian yang besar. Jadi, sekiranya kamu merasa terus kalah dan kurang yakin untuk profit, kamu bisa langsung menghentikan permainannya.
-          == Jangan terbawa suasana saat bermain. Misalnya, sekarang kamu bisa menang sekali main. Usahakan untuk menunggu minimal sejam untuk permainan selanjutnya. Kalau kamu langsung melanjutkan babak kedua, ada kemungkinan besar kamu akan kalah (ini pengalaman pribadi).


Mungkin hanya sekian tips dan trik dari saya. Bagi yang baru belum memiliki akun di Freebitcoin, kamu bisa registrasi dulu disini.

Thursday, 29 September 2016

CARA MEMBUAT BITCOIN WALLET DI BLOCKCHAIN

Selamat pagi semua..
Kali ini saya akan share tentang cara membuat wallet bitcoin di Blockchain. Wallet bitcoin ini sangat berguna sebagai rekening virtual untuk kamu yang mau menambang bitcoin. Jadi, pastikan sebelum kamu memulai mining bitcoin, kamu sudah memiliki wallet bitcoin.


Pertama, silahkan kunjungi website Blockchain disini.

Kedua, cari tombol/bacaan “Create A Free Bitcoin Wallet”.

Ketiga, isi data yang diminta dengan lengkap (biasanya Blockchain hanya meminta kita untuk mengisi alamat email saja). Setelah itu klik tombol “Continue” (jangan lupa ceklis keterangan “I have read and agree to the Terms of Service.

Keempat, setelah data dikirim, kamu akan menerima email konfirmasi. Silahkan buka email kamu dan klik link yang telah dikirim oleh Blockchain untuk verifikasi akunmu.

Kelima, akunmu sudah aktif dan kamu sudah bisa memulai mining bitcoin. Silahkan login, lalu temukan tombol/tulisan “Start Receiving Bitcoins”. Nanti akan muncul alamat bitcoin yang bisa kamu gunakan untuk mining bitcoin.


email verifikasi dari Blockchain
 

Satu hal yang perlu diingat, saat menerima email verifikasi, kamu akan diberikan dua link. Link yang pertama adalah Verification Link (untuk validasi akun), dan yang kedua adalah Login Link. Saya sarankan untuk menyimpan Login Link tersebut, karena sangat dibutuhkan saat akan login ke akun kamu. Selain itu, yang dibutuhkan saat akan login ke akun kamu bukan email yang didaftarkan, melainkan ID khusus yang ada pada Login Link tersebut.


Baiklah. Cukup sekian yang bisa saya share mengenai CARA MEMBUAT BITCOIN WALLET DI BLOCKCHAIN. Terima kasih atas perhatiannya.

Wednesday, 21 September 2016

Cara Mendapatkan Bitcoin Gratis Dengan Klik Ads/Iklan 2016

Bitcoin adalah mata uang virtual yang dikembangkan pada tahun 2009 oleh seseorang dengan nama samaran Satoshi Nakamoto. Mata uang ini seperti halnya Rupiah atau Dollar, namun hanya tersedia di dunia digital. Konsepnya mungkin terdengar seperti eGold, walaupun sebenarnya jauh berbeda.

Bitcoin sebagai mata uang memiliki fitur sebagai berikut:
1.      Transfer instant secara peer to peer.
2.      Transfer ke mana saja
3.      Biaya transfer sangat kecil.
4.      Transaksi bersifat irreversible, artinya sekali ditransfer tidak bisa dibatalkan.
5.      Transaksi bitcoin bersifat anonim.
6.      Bitcoin tidak dikontrol oleh lembaga atau pemerintah apapun.
7.      Jumlahnya terbatas



Harga pasaran bitcoin sejauh ini relatif tinggi. Berdasarkan sumber dari Bitcoin.co.id, 1Bitcoin (BTC) bernilai Rp 7.785.000. Nilai ini tentunya sangat menarik untuk kalian yang ingin mencari penghasilan sampingan.

Oleh karena itu, berikut saya beberkan beberapa situs yang memberikan bitcoin gratis. (di situs tersebut, kalian hanya perlu mengklik iklan yang ada, lalu kalian akan mendapatkan bayaran berupa bitcoin.


1. BTCClicks





BTCClicks merupakan salah satu situs yang memberikan bitcoin gratis dengan mengklik iklan yang telah disediakan. Situs ini memberikan 0.00000050 - 0.00000100 BTC per iklan yang diklik. Kalian hanya perlu mendaftar dan kalian bisa mulai menambang bitcoin disini. Untuk pendaftaran silahkan kunjungi langsung BTCClicks atau klik disini.

2. Ads4BTC




Situs ini memberikan 0.00000084 - 0.00000151 BTC per iklan yang diklik. Untuk pendaftaran silahkan kunjungi langsung Ads4BTC atau klik disini.

3. BitsForClicks





Situs ini memberikan 0.00086 - 0.00182 mBTC per iklan yang diklik (1 mBTC = 0.001 BTC). Untuk pendaftaran silahkan kunjungi langsung BitsForClicks atau klik disini.

4. CoinAdder





Situs ini memberikan 75 Satoshi per iklan yang diklik (1 BTC = 10.000.000 Satoshi). Untuk pendaftaran silahkan kunjungi langsung CoinAdder atau klik disini.

-------------------------------------------------------------------

Sebenarnya masih ada beberapa situs lagi yang bisa dijadikan tempat menambang bitcoin dengan cara klik ads. Namun, beberapa situs sudah saya coba dan sudah tidak bisa digunakan lagi.

1 POIN PENTING!!! Sebelum kalian memulai menambang bitcoin, pastikan bahawa kalian sudah memiliki bitcoin address. Bitcoin address merupakan rekening virtual yang nantinya akan menampung saldo bitcoin yang telah kalian dapatkan dari situs-situs tersebut. Jika belum memiliki bitcoin address, silahkan lihat cara pembuatannya disini.

Sekian yang bisa saya share tentang Cara Mendapatkan Bitcoin Gratis Dengan Klik Ads/Iklan. Terima kasih dan selamat menambang!!

Tuesday, 23 April 2013

QUIZ FOUREVER BLUE 2013



            Hello guys!! Apa kabar semuanya?

            Sebelumnya mohon maaf ya kalo udah sedikit bikin heboh di twitter. Hahaha.

Jadi gini. Berita tentang dua tiket gratis yang pernah saya posting itu memang benar adanya. Nah, mungkin yang jadi pertanyaan, “gimana sih cara mendapatkannya? Apa cuma dengan mention saya trus bisa dapat tiketnya?” Yaa ga semudah itu juga. Hahaha. Sebenarnya tujuan dari saya minta dimention biar saya tau seberapa besar antusias kalian untuk mendapatkan tiket gratis tersebut.

Nah, trus gimana donk caranya?

Gampang kok. Disini saya mengadakan QUIZ FOUREVER BLUE. Di dalam quiz ini terdapat lima pertanyaan yang harus teman-teman jawab. Ga banyak kan? Cuma lima soal doank. Jangan sampe salah jawab loh. Soalnya kesempatan ini hanya sekali.

Teman-teman bisa lihat soal-soalnya disini 
Setelah selesai menjawab, silahkan kirim jawaban kalian ke: 
- arwandiharahap4@gmail.com atau 
- arwandi_harahap@yahoo.com
Pengumpulan jawaban dimulai dari hari ini, 23 April 2013 pukul 20.00 sampai Minggu, 28 April 2013 pukul 19.59 ke email di atas. Pemenang nantinya akan diumumkan melalui blog ini serta sosial media (facebook dan twitter)

Ayoo buruan kirim jawaban kalian!! Kesempatan ga datang dua kali lohh :)

For more information, 
- follow me (@Andra_VP), or
- 085659030709 (Wandi)

Wednesday, 19 December 2012

DARI HOBBY HINGGA CITA-CITA. APA CITA-CITAMU SEBENARNYA?

It's Me
Saat ditanya ingin jadi apa kau nanti, jawabanku selalu beragam. Hal itu dikarenakan banyaknya aspek yang saya pertimbangkan. Kalau dari sudut pendidikan, tentu aku ingin menjadi seorang network designer yang handal. Cita-cita itu terbesit saat saya masih mengecap pendidikan di pondok pesantren. Keingintahuan saya akan dunia IT pun mengantarkan saya terbang ke Politeknik Telkom Bandung untun mendalami ilmu IT. Perkiraan saya, ilmu IT itu mudah dipelajari. Namun, pada kenyataannya tidak. Banyak hal-hal baru yang saya dapatkan dan saya rasa itu tidak akan saya dapatkan kalau saya kuliah di kampus non-IT. Meskipun awalnya merasa kesulitan beradaptasi, tapi saya yakin cita-cita saya bisa tercapai. Setidaknya saya bisa jadi seorang programmer jika gagal menjadi seorang network designer.

Itu kalau dari sudut pendidikan. Kalau dilihat dari hobby, cita-citaku bisa lebih meluas lagi. Setidaknya ada tiga hobby yang paling saya senangi, yaitu fotografi, jurnalis dan menyanyi.Kalaulah hobby bisa melahirkan cita-cita, berarti ada tiga cita-cita yang bisa tercapai dari hobby ini? Mari kita telusuri satu-persatu.

Fotografi. Bisa dibilang ini hobby lama yang bersemi kembali. Dulu saya pernah tertarik pada dunia fotografi saat duduk di kelas 4 KMI pondok pesantren. Kebetulan saat itu saya juga aktif di dunia jurnalistik. Dengan modal kamera pocket, saya coba untuk belajar fotografi. Tentu hasilnya kurang maksimal. Oleh karenanya saya tinggalkan fotografi dan fokus di jurnalistik. Nah, setelah masuk ke dunia perkuliahan, hobby itu kembali naik karena seringnya saya berada di kepanitiaan yang membidangi publikasi dan dokumentasi. Tapi kalau dipikir-pikir, ini takkan jadi proiritas utama saya.

Jurnalistik. Ini yang saya tekuni sejak saya pondok pesantren. Kalau ditanya pengalaman, saya punya cukup banyak pengalaman di bidang ini. Saya dan dua rekan saya, Handika dan Dimas, menjadi pencetus peliputan  berita yang berskala provinsi. Dimulai dari peliputan berita di jambore santri se-Sumatera Utara di Sibolangit hingga akhirnya bisa meliput di Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren se-Sumatera Utara di Pandan, Tapanuli Tengah. Karena keberhasilan ini juga kami berhasil mengutus dua kru kami untuk meliput Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren Nasional di Surabaya. Tapi, semangat jurnalis itu hilang saat aku memasuki dunia perkuliahan. Entah mengapa saya juga bingung. Untungnya saya masih punya blog ini. Jadi saya masih bisa menyalurkan hobi corat-coret saya.



Thursday, 18 October 2012

Ungu - Cinta Dalam Hati

bagiku musik bukan sekedar hiburan belaka. Namun, musik sudah seperti menjadi bagian dari hidupku. Bahkan, tak jarang lagu bisa mewakilkan isi hatiku. Mungkin lagu yang saya posting ini adalah ungkapan dari apa yang sedang aku rasakan saat ini :D

Mungkin ini memang jalan takdirku
Mengagumi tanpa di cintai
Tak mengapa bagiku asal kau pun bahagia
Dengan hidupmu, dengan hidupmu
*courtesy of LirikLaguIndonesia.Net
Telah lama kupendam perasaan itu
Menunggu hatimu menyambut diriku
Tak mengapa bagiku cintaimu pun adalah
Bahagia untukku, bahagia untukku

Reff:
Ku ingin kau tahu diriku di sini menanti dirimu
Meski ku tunggu hingga ujung waktuku
Dan berharap rasa ini kan abadi untuk selamanya
Dan ijinkan aku memeluk dirimu kali ini saja
Tuk ucapkan selamat tinggal untuk selamanya
Dan biarkan rasa ini bahagia untuk sekejab saja

Repeat reff

Sunday, 6 May 2012

Profesionalisme dalam Menulis itu Perlu!


Malam ini, tanpa disengaja saya mengingat suatu kejadian yang sangat membekas di ingatan saya sampai saat ini. Suatu kejadian yang saya sendiri tidak mengira bakal terjadi. Cerita ini menyangkut hobi saya di pesantren(jurnalis). Melalui tulisan ini, mungkin saya bisa sedikit berbagi dengan teman-teman semua sekaligus mengingatkan akan pentingnya profesionalisme dalam penulisan sebuah berita.

Di suatu siang, seperti biasa saya melakukan aktifitas saya di Raudhah Pos, mencari berita dan menerbitkannya di mading. Kebetulan waktu itu kami tinggal membutuhkan satu topik berita lagi. Saya yang saat itu menjadi penanggung jawab dalam pencarian topik utama hampir frustasi karena tak kunjung mendapatkan topik yang benar-benar hangat. Bahkan, hingga selesai ashar pun saya belum juga mendapatkannya.

Entah mengapa, setelah sholat ashar, saya yang saat itu sedang menuju kantor Raudhah Pos melintasi etalase yang biasa kami gunakan untuk mempublikasikan karya-karya tulis yang kami buat. Kebetulan etalase kami bersebelahan dengan etalase AMAR, salah satu grup yang bergerak di bidang tulis menulis dan seni. Saya yang saat itu sedang memegang kamera secara spontan mengambil foto etalase AMAR yang pada saat itu sedang kosong. Selepas mengambil foto saya langsung menuju ruangan kerja dan mulai membuat berita melalui gambaryang barusan saya ambil. Saya benar-benar bingung apa yang sebenarnya ada di pikiran saya saat itu.

Setelah pengeditan, akhirnya "koran raksasa" pun selesai dan siap untuk dipublikasikan. Saat itu tidak ada sedikitpun keraguan dalam diri saya saat menempelkan koran itu di etalase kami. Namun, belum sampai satu jam, saya mendapatkan sedikit masalah. Para kru dari AMAR yang saat itu juga akan mempublikasikan karya mereka terkejut dengan berita yang kami(Raudhah Pos) terbitkan. Permasalahannya terdapat pada sebuah judul berita yang mungkin anda juga pasti marah jika anda melihatnya walaupun anda bukan termasuk bagian dari AMAR. Tulisan "AMAR, how are you?" di judul berita yang saya buat telah membuat hampir seluruh kru AMAR yang melihatnya emosi. Saya pun tampaknya tidak bisa diam dengan hal ini.

Setelah suasana tampak sepi, saya pun bergegas menuju etalase dan langsung mencabut "koran raksasa" yang kontroversial itu. Namun, ternyata sebagian kru AMAR yang tak lain teman seangkatan saya telah membuat rencana untuk melabrak saya. Malam itu saya berusaha untuk tenang dan tidak terlalu mengambil pusing. Akan tetapi, keesokan harinya salah seorang kru AMAR yang juga teman saya datang melabrak saya langsung ke kamar saya. Sungguh saat itu saya tidak mampu berkata apapun karena saya memang berada di posisi yang salah. Pasca kejadian itu, saya pun segera meminta maaf secara langsung kepadanya dan kepada pimpinan redaksi AMAR. Saya juga meminta maaf langsung kepada sebagian kru AMAR.

Di sini saya mendapatkan sebuah pelajaran yang sangat berharga. Profesionalisme dalam menulis sangat dibutuhkan, khususnya dalam penulisan sebuah berita. Profesionalisme itu juga termasuk dalam attitude dalam penentuan bahasa yang digunakan. Kejadian di atas menunjukkan bahwa profesionalisme menulis tidak terlihat karena saat itu saya juga berada dalam tahap belajar. Profesionalisme ini juga harus benar-benar diperhatikan agar pihak-pihak yang terkait dalam berita yang kita buat tidak tersinggung. 

Satu hal yang juga saya ingat, setelah melakukan kesalahan yang tergolong fatal itu, saya sempat berhenti menulis. Namun, perlahan saya mulai sadar kalau kesalahan merupakan bagian dari pembelajaran. Itulah yang membuat saya kembali bersemangat untuk menulis dan terus menulis lagi. Tentunya dengan memperhatikan profesionalisme dalam menulis. 


Tuesday, 7 February 2012

Kau dan Hartamu Milik Ayahmu




Jabir r.a menceritakan ada laki-laki yang datang menemui Nabi SAW dan melapor. Dia berkata: “Ya Rasulullah, sesungguhnya ayahku ingin mengambil hartaku ” “Pergilah kau membawa ayahmu kesini” perintah Beliau saw.

Bersamaan dengan itu Malaikat Jibril turun menyampaikan salam dan pesan Allah kepada Beliau. Jibril berkata: “Ya, Muhammad, Allah ‘Azza wa Jalla mengucapkan salam kepadamu, dan berpesan kepadamu, kalau orangtua itu datang, engkau harus menanyakan apa-apa yang dikatakan dalam hatinya dan tidak didengarkan oleh teliganya.” Ketika orangtua itu tiba, maka Nabi pun bertanya kepadanya: “Mengapa anakmu mengadukanmu? Apakah benar engkau ingin mengambil uangnya?” Lelaki tua itu menjawab: “Tanyakan saja kepadanya, ya Rasulullah, bukankah saya menafkahkan uang itu untuk beberapa orang ammati (saudara ayahnya) atau khalati (saudara ibu) nya, atau untuk keperluan saya sendiri ?” Rasulullah bersabda lagi: “Lupakanlah hal itu. Sekarang ceritakanlah kepadaku apa yang engkau katakan di dalam hatimu dan tak pernah didengar oleh telingamu !” Maka wajah keriput lelaki itu tiba-tiba menjadi cerah dan tampak bahagia, dia berkata: “Demi Alloh, ya Rasulullah, dengan ini Allah SWT berkenan menambah kuat keimananku dengan ke-Rasulanmu. Memang saya pernah mengatakan sesuatu dalam diriku yang mana  kedua telingaku tak pernah mendengarnya …” Nabi mendesak: “Katakanlah, aku ingin mendengarnya.” Orang tua itu berkata dengan sedih dan air mata yang berlinang: “Saya mengatakan kepadanya kata-kata ini: 

‘Aku mengasuhmu sejak bayi dan memeliharamu waktu muda. Semua hasil jerih-payahku kau minum dan kau reguk puas.
Bila kau sakit di malam hari, hatiku gundah dan gelisah lantaran sakit dan deritamu, aku tak bisa tidur dan resah, bagai akulah yang sakit, bukan kau yang menderita. 
Lalu airmataku berlinang-linang dan meluncur deras. Hatiku takut engkau disambar maut, padahal aku tahu ajal pasti akan datang.
Setelah engkau dewasa, dan mencapai apa yang kau cita-citakan, kau balas aku dengan kekerasan, kekasaran dan kekejaman, seolah kaulah pemberi kenikmatan dan keutamaan.
Sekiranya kau tak mampu penuhi hak ayahmu, kau perlakukanlah daku seperti tetangga dekatmu.
Engkau selalu menganggap kesalahan(ku), seolah-olah kebenaran selalu menempel di dirimu

Selanjutnya Jabir r.a berkata: “Pada saat itu Nabi langsung memegangi ujung baju pada leher anak itu seraya berkata: “Engkau dan hartamu milik ayahmu!”(HR. At-Thabarani dalam al Mu’jamu As Saghir dan al Mu’jamu Al-Ausath).

Wednesday, 7 December 2011

DOWNLOAD OST PETUALANGAN SHERINA

Bagi anda yang sudah menonton film musikal Petualangan Sherina, pasti sudah mendengar kemerduan suara dari Sherina Munaf. Nah, masih pengen dengerin suaranya kan? Melalui blog ini, saya akan coba membantu teman-teman semua untuk menemukan lagu-lagu Sherina yang ada pada film tersebut. Mau? Langsung klik link yang ada di bawah.







Saturday, 3 December 2011

PETUALANGAN SHERINA MOVIE DOWNLOAD

Masih ingat dengan Petualangan Sherina? Drama musikal yang diperankan oleh Sherina ini berhasil menarik perhatian banyak kalangan di Indonesia pada tahun 2000. Biasanya sih di setiap liburan filmnya ditayangkan ulang di televisi. Tapi mungkin sekarang kita sudah gk bisa liat lagi filmnya. Nah, bagi yang mau nonton filmnya lagi, nih saya ada link downloadnya.

klik link di bawah ini
 part1 part2.


Selamat menikmati...^_^

Tuesday, 29 November 2011

Sweet Memory with RAIWA NASYID

Dari Kebetulan Menjadi Profesi

Kata "kebetulan" mungkin pantas disematkan kepada diriku saat masuk dunia nasyid. Betapa tidak. Dulunya aku sangat bosan setiap kali melnyaksikan penampilan dari nasyid. Kampungan, jadul, dan banyak ungkapan-ungkapan lainnya yang sering kulontarkan. Namun, siapa sangka pada akhirnya aku justru menjadi bagian dari RAIWA NASYID.

Kejadian itu terjadi pada saat aku duduk di kelas V KMI eRHa. Fahri yang merupakan vokalis RAIWA memberitahukan bahwa telah diadakan seleksi untuk perekrutan personil RAIWA yang baru. Entah mengapa saat itu aku bertanya, "Ri, untuk keyboard udah ada yang daftar belum?" Lantas Fahri menjawab, "belum. Kalo mau besok datang aja ke tempat latihan." Aku sendiri tidak tahu mengapa pertanyaan itu terlontar. Maklum, aku belum mengenal bermain keyboard sebelumnya. Jangankan memainkannya, memegangnya saja belum pernah. Akhirnya kuturuti apa yang dikatakan Fahri.

Keesokan harinya aku ikut ke basecamp latihan. Layaknya seperti rang yang baru mengenal sesuatu, aku hanya terpaku melihat akhi Radiansyah memainkan keyboard. Saat melihat kedatanganku, dia bertanya tujuan kedatanganku. Maka kujawab apa adanya. Akan tetapi, dia menolak keras keinginanku. Dia mengatakan bahwa ini bukan masaku lagi. Kontan jawabannya membuatku sedikit down. Namun, Fahri terus meyakinkan diriku dan terus menyuruhku untuk datang saat mereka latihan. Lama-kelamaan, hatinya luluh juga. Akhi Radiansyah mengizinkanku sebagai kadernya.

Personil RAIWA NASYID 2010S
Saat itulah aku bisa menikmati keindahan seni nasyid. Iringan musiknya terasa menyejukkan hati jika dihayati. Aneh memang. Dulunya dibenci, sekarang dicintai. Saat itu aku langsung membuat target pertama, masuk ke tim inti RAIWA NASYID yang akan mewakili Raudhah ke Pospeda-SU 2010 yang dilaksanakan di Tapanuli Tengah. Namun, takdir Allah berkehendak lain. Usth. Cholidah selaku manajer tim memilih personel dari kelas 6. Alhamdulillah aku tetap bisa pergi ke Pospeda-SU. Bukan sebagai pemain nasyid, melainkan menjadi  utusan Raudhah Pos untuk peliputan berita-berita terkini tentang Pospeda-SU. Dokumentasi berita-berita seputar Pospeda-SU dapat anda lihat disini.

The Five Famoust RAIWA NASYID's Personil
Personil RAIWA NASYID 2011

Bersama salah satu personil RAIWA NASYID 2010

Saturday, 8 October 2011

Memory Masa Lalu Part 3

Tahun Pertama di RH, Prestasi Silih Datang

     Tak terasa setengah tahun sudah aku di pesantren. Suka duka selalu mewarnai hidupku di pondok. Hingga tibalah saat-saat menegangkan dalam hidupku, ujian semester ganjil. Ada sedikit perbedaan yang kurasakan saat menghadapi ujian pertama di pondok. Pesantren menerapkan ujian lisan sebelum ujian tulisan agar para santri tidak hanya mahir secara tulisan, tapi juga mampu menjawab serta menjelaskan secara lisan sehingga ilmu yang didapatkan benar-benar melekat dalam diri santri. Selain itu, ujian lisan juga berguna untuk menguji sampai di level mana mental seorang santri. Sehingga nantinya bagi mereka yang merasa mentalnya masih kurang dapat termotivasi untuk meningkatkannya. Hal ini tentunya juga membantu santri agar nantinya saat menghadapi wawancara seperti pada saat melamar pekerjaan tidak lagi merasa canggung ataupun gugup.

     Ujian tulisan pun tak kalah menariknya. Pengawasan saat ujian sangat berbeda dengan ujian di SD dulu. Bahkan, bisa dikatakan pengawasan ujian di pesantren lebih ketat daripada pengawasan ujian saat Ujian Nasional. Betapa tidak. Walaupun hanya 2 ustadz/ah yang mengawasi di dalam 1 ruangan, pengawasan tidak pernah lengah. Maka dari itu saya terkejut pada saat panitia pelaksana ujian membacakan laporannya, ada beberapa santri/wati yang disebutkan telah melakukan pelanggaran pada saat ujian. Subhanallah. Sungguh ini merupakan pendidikan yang sangat baik diterapkan. Dengan cara seperti ini, santri akan lebih dituntut untuk menyelesaikan sesuatu tanpa mengharapkan bantuan dari orang lain.

     Ujian berakhir. Akan tetapi pesantren tidak memberikan santri berlibur di rumah. Dengan sangat berat hati, kami pun menerimanya dengan lapang dada. Namun, bukan berarti kami hanya diam di pesantren. Kebetulan hari raya Idul Adha bertepatan saat liburan kami. Saat itu pula pesantren disibukkan dengan berbagai kegiatan seperti qurban dan berbagai perlombaan. Alhamdulillah aku mendapatkan kepercayaan dari asramaku untuk mengikuti kompetisi Scrabble. Aku sempat gugup melihat para lawanku karena aku yakin mereka memiliki kemampuan bahasa Inggris di atasku. Namun, dengan ucapan basmalah,semuanya kuhadapi dengan senang hati. Pada babak pertama, aku berhasil menduduki peringkat kedua dan berhak maju ke final. Di babak final, lawanku semakin berat karena hanya aku yang duduk di kelas 1. Tanpa mengharapkan sesuatu yang lebih, aku tetap optimis menjalani pertandingan. Sempat berada di peringkat 2, akhirnya aku harus puas berada di peringkat 3. Alhamdulillah, sebuah kebanggaan karena itu merupakan prestasi pertamaku di pesantren.

     Sejak petandingan itu pula, aku semakin tergila-gila dengan Scrabble. Teraktualnya, aku datang setiap sore ke bagian bahasa untuk bermain. Bahkan lawan-lawanku semakin bervariasi dan rata-rata mereka dari kelas 6. Kadang menang dan kadang kalah. Begitulah setiap hari liburku di pesantren kulewati dan aku pun sangat menikmatinya.

     Dua minggu masa liburan semester ganjil berlalu. TIbalah saatnya untuk memulai semester genap. Satu hal juga ditunggu-tunggu oleh santri/wati, pembagian rapor. Aku cukup deg-degan saat rapor akan dibagikan. Sebelumnya, kami dikumpulkan terlebih dahulu di masjid untuk acara pembukaan semester genap. Disana juga diumumkan santri/wati yang memperoleh beasiswa atas prestasiya di semester ganjil. Dalam hati aku juga cukup berharap agar namaku terpanggil. Namun, takdir Allah berkata lain. Aku belum diberi kesempatan mencicipi beasiswa. Aku tidak terlalu kecewa karena aku yakin persaingan di pesantren amat ketat. Akan tetapi, Allah mempunyai rencana lain untukku. Aku mendapatkan nilai tertinggi di kelas. 8,42. Itulah rata-rata nilaiku di semester pertama. Alhamdulillah syukur kepada Allah kuucapkan atas prestasi ini. Walaupun beasiswa belum kuraih, setidaknya aku berhasil menunjukkan bahwa aku bisa bersaing di pesantren. Alhamdulillah...

Wednesday, 3 August 2011

HYMNE OH PONDOKKU

Oo.. Pondokku
Tempat naung kita
Dari kecil sehingga dewasa
Rasa bathin damai dan sentosa
Dilindungi Allah Ta'ala
Oo.. Pondokku
Engkau berjasa
Pada ibuku Indonesia

Tiap pagi dan petang
Kita beramai sembahyang
Mengabdi pada Allah Ta'ala
Di dalam kalbu kita
Wahai pondok tempatku
Laksana ibu kandungku
Nan kasih serta sayang padaku
Oo.. Pondokku
I...bu...ku...

Monday, 1 August 2011

MEMORY MASA LALU part 2

Awal Mula Mendalami Bahasa Arab

Hadza kitabun! Ma hadza?
Teriakan itu masih membekas di hatiku saat Ust. Ahmad Nasihin, wali kelasku saat kelas 1, mengajari kami untuk bisa berbahasa Arab. Seketika kami semua mengikuti apa yang diucapkannya dengan lantang. Bukan untuk memamerkan suara, akan tetapi agar setiap kata yang dilafalkan langsung menempel dalam ingatan. Metode ini juga diterapkan saat pemberian kosakata setelah shalat shubuh setiap harinya. Berkat metode ini, alhamdulillah aku dapat menghapal banyak kosakata yang kemudian memudahkanku dalam memahami setiap percakapan yang menggunakan bahasa Arab.

Ada lagi pendidikan yang cukup mengesankan saat aku masih menjadi santri aktif (walaupun sudah alumni, label santri tidak akan pernah lepas dari siapapun yang telah merasakan kehidupan santri). Shalat berjama'ah 5 waktu tidak sepenuhnya dilaksanakan di masjid kecuali untuk para mudabbir dan pengurus OPRH yang berasal dari kelas 5 dan 6. Bagi santri dari kelas 1 s/d kelas 4, shalat berjama'ah di masjid hanya diikuti pada shalat shubuh, ashar, dan maghrib. Sisanya diadakan di asrama masing-masing. Tujuannya adalah agar setiap orang dapat belajar menjadi imam dan mu'adzin. Biasanya pengurus asrama membuat jadwal imam di tiap-tiap kamar. Jadi, setiap orang akan mendapatkan giliran menjadi imam. Metode pendidikan ini sangat bermanfaat bagiku. Karenanya, aku sudah bisa menjadi imam saat liburan walaupun hanya dalam keluarga.

Berbicara soal masjid, aku punya sebuah pengalaman di Raudhah.Saat usiaku di Raudhah baru mencapai sebulan, masjid Jami' Raudhah mengalami renovasi setelah seorang hamba Allah menginfakkan hartanya untuk menyulap lantai masjid yang dulunya hanya semen menjadi keramik. Semua kegiatan di masjid pun dihentikan untuk sementara waktu. Termasuk shalat berjamaah dan hal itu berlangsung hampir sebulan lamanya. Wah! Kalau diingat-ingat jadi tersenyum sendiri. Sebulan kemudian, saat renovasi masjid telah dilaksanakan, kegiatan shalat berjama'ah pun kembali dilaksanakan. Subhanallah! Sungguh indah masjid ini. Ternyata bukan hanya lantainya yang direnovasi. Lampu-lampunya pun ikut direnovasi. Jadi, saat malam tiba, masjid jadi terlihat lebih terang dari yang sebelumnya.

to be continued....


Arwandi Harahap

MEMORI MASA LALU part 1

Mengapa Jadi Ke Pesantren?

Tahun 2005 kujejakkan kakiku di bumi pertiwi Ar-Raudhatul Hasanah. Aku tak mengerti apa yang membuatku bisa masuk kesini. Padahal aku baru sekali melihatnya. Hari-hari pertama yang ku lalui pun tidak mudah. Seminggu di pondok, aku langsung jatuh sakit. Ibuku yang tidak tega mendengar kondisiku langsung berencana membawaku pulang ke rumah. Namun, pesantren tidak mengizinkan hal itu terjadi. Alasannya cuma satu. Saat ini  pesantren sedang mengadakan Khutbatul Arsy. Saat itu aku bertanya-tanya dalam hati. Untuk apa sih Khutbatul Arsy dilaksanakan? Empat tahun berikutnya, saat aku duduk di kelas 4, aku baru menyadari akan pentingnya Khutbatul Arsy bagi santri/wati. Bukan hanya untuk anak baru, melainkan juga untuk anak lama. 

Begitu juga dengan makanan dan minuman. Sungguh aku tak menyangka kalau aku akan menjalani hidup sesedih ini. Lauk ikan yang sisiknya belum dibersihkan, tempe yang kadang terselip belatung, sampai ikan asin yang rasanya sungguh berbeda dengan yang kurasakan di rumah. Namun, disinilah letak pendidikan pesantren yang ku dapat beberapa tahun kemudian. Pesantren mengajarkan santri/watinya agar bisa merasakan penderitaan yang dialami oleh fakir miskin. Pesantren mendidik santri/watinya agar selalu mensyukuri apa yang di dapat. Alhamdulillah aku masih bisa makan dengan tenang. Bagaimana dengan mereka yang berada di pinggiran jalan sana?

Namun dibalik itu semua aku mendapatkan sebuah pendidikan yang langsung kualami saat pertama kali resmi menjadi santri. Aku ditempatkan di sebuah asrama yang terdiri atas 5 kamar. Aku sendiri sekamar dengan 15 orang yang berasal dari beragam daerah. Inilah pendidikan ukhuwah islamiyah yang juga merupakan salah satu panca jiwa pesantren. Sebuah pendidikan yang mungkin takkan pernah kudapatkan jika aku sekolah di luar pesantren.

to be continued...

Arwandi Harahap